bahagia bisa datang kapan saja dimana saja dan dengan siapa saja, kuncinya satu, nikmati saja momentnya, tidak peduli dimana, kapan dan dengan siapa asal kamu menikmati, pasti bahagia akan terasa disitu ..
Saturday, May 26, 2012
Untuk Bersamamu Seperti Ini Saja akan Menjadi Hal yang Sangat Sulit Nanti
Malam itu, kita tertawa. Ya kita tertawa lepas, saling melempar guyonan yang membuatku semakin tak ingin mengakhiri kebersamaan kita. Aku menyanyikan lagu kesukaanku dan kamu mendengarkan, aku bercerita panjang lebar dan kamu pun mendengarkan, entah kamu bosan atau tidak mendengar ocehanku. Sesekali kamu membuatku cemberut, lalu kamu akan tertawa lepas saat melihat wajahku manyun. Aku kembali bercerita sambil menyandarkan kepalaku di lenganmu, dan kamu mendengarkan (lagi). ‘nyaman sekali bersandar di lenganmu, jangan bosan mendengarkan celotehku yaa ….’
Kamu, pintar sekali memilih tempat untuk berbincang malam itu. Aku suka sekali tempat itu, aku suka karena dari tempat itu aku dan kamu bisa melihat jutaan kerlip lampu yang indah, aku juga bisa melihat kerlipan lampu pesawat yang melintas, bahkan jika malam itu sedang hujan meteor pun aku yakin kita bisa melihatnya dengan jelas. ‘Bagus ya lampu-lampu itu’ kataku sambil mengarahkan telunjukku pada lampu-lampu itu ‘ apanya yang bagus?’ katamu. Entahlah mungkin kebetulan saja kamu memilih tempat itu, hingga bisa sesuai dengan apa yang aku suka. Tapi yang jelas membuatku bahagia malam itu adalah bukan seberapa indahnya tempat itu atau seberapa banyak kerlip lampu yang bisa kita saksikan, namun disisimu, ya berada disisimu itu sungguh membuatku bahagia.
Begitu banyak hal yang kita bagi malam itu. Salah satunya tentang ramalan jodohku waktu SMA, sungguh konyol sekali, menurut ramalan (yang tentu saja aku tak mempercayainya waktu itu) inisial jodohku sama dengan inisial namamu. ‘jangan geer kamu’ katamu, haha aku hanya bisa tertawa saat itu ‘hey tentu saja aku berharap itu adalah kamu’.
Sudah lewat jam 9 malam, aku merengek mengajakmu pulang, tapi kamu tak mengabulkan.
Lagi, aku bercerita kali ini tentang tingkah salah seorang temanku yang sungguh menjengkelkan, kali ini kamu tak menanggapi kamu hanya menguap,entahlah mungkin membosankan. Berikutnya aku berceloteh tentang bagaimana jika nama spesies mangrove dalam penelitianmu, Avicennia marina aku gunakan untuk nama anakku kelak, engkau hanya tersenyum. ‘Kamu tau? Aku berharap kamu lah yang akan menjadi ayah dari anak itu’
Entah, sudah berapa kali aku merengek mengajak pulang, dan kamu tak mengabulkannya (lagi).
Kamu bilang, biasanya dua orang yang berjodoh, ukuran kelingking sang laki-laki sama dengan ukuran jari manis perempuannya, dan teori inilah yang sering digunakan untuk mengukur cincin pernikahan. Aku reflek mengulurkan jari manisku. ‘ Apa?’ katamu, kutarik kembali jari manisku sambil memasang muka manyun, kamu tertawa lepas, lalu mengulurkan kelingkingmu tapi aku menyembunyikan jari manisku dibelakang punggungku. ‘tau tidak? Aku takut jika jari manisku tak sama dengan kelingkingmu, dan kalaupun ukuran jari manisku sama dengan kelingkingmu aku takut aku akan semakin beharap lebih padamu’
Ketika mulai membicarakan tentang kelulusanmu, kamu lebih banyak diam dan tak menanggapi dengan ekspresi apapun. Entahlah, diammu itu pertanda apa, tapi sepertinya bukan karena kita tak akan bertemu lagi. ‘Nanti kalau kamu lulus ga akan ada lagi yang nyubitin kamu,yang ribut, yang manyun dan yang menyebalkan sepertiku’,kamu diam tak menanggapi akupun ikut diam. Kamu merebut netbookku lalu tertawa melihat hasil kerjaku, lagi-lagi aku manyun dan tawamu semakin lepas. Kamu mengusap-usap kepalaku hingga jilbabku berantakan, lalu beranjak menuju motormu, ‘ayuk pulang’. Aku berharap bisa terus melihat tawa lepasmu itu, ya terus dan selalu dalam setiap hari yang aku lalui. Tapi aku tersadar untuk bersamamu seperti ini saja akan menjadi hal yang sangat sulit nanti setelah kelulusanmu.
Wednesday, May 2, 2012
The Spirit of Java
Yeay!! Akhirnya bisa jalan-jalan lagi. Kali ini giliran kota Solo yang aku kunjungi. Disela kesibukan menjalani praktek klinik, aku, Mitsa, Ratih, Ika dan Tika menyempatkan diri untuk menikmati kota Solo The Spirit of Java dengan Ika yang asli Solo sebagai Tour Guide.
Ika semangat banget kami (aku, Ratih, Tika, dan Mitsa) baru pulang jaga pagi, si Ika udah nongol aja di kosan kami. Alhasil kita ga sempet mandi deh gara-gara si Ika heboh, takutnya PGS yang bakal jadi tujuan utama kami, keburu tutup.
Pukul 15.00 kami berangkat menuju Pusat Grosir Solo (PGS) yang terletak di Jalan Mayor Sunaryo No.1 . Biasa ‘jeng-jeng’ pada belanja, rumpi banget kalo uda liat baju, tas atau sepatu yang agak cemerlang dikit*aku sih enggak yaa.. hehehe. Tujuan pertama kami adalah nyari kios yang ngejual baju ‘Solo’ si Tika pengen ngebeliin oleh-oleh buat adiknya yang ada di Jambi. Sambil nungguin Tika milih-milih baju aku, Mitsa, dan Ratih memutuskan untuk muter-muter dulu*sebenernya sedikit takut kita bakal ilang hehhe..
Acara belanja terus berlanjut, setelah PGS, kami memutuskan untuk window shopping di Beteng Trade Center yang berlokasi disebelah PGS. Buat kamu yang pengen beli sprei ato bahan untuk kebaya di Beteng inilah tempat yang tepat. Tak ketinggalan tas dan Sepatu dengan harga miring siap menggoyahkan usahamu untuk mempertahankan isi dompetmu. Setelah puas muter-muter di Beteng kita memutuskan untuk balik lagi ke PGS, asli kakiku gempor banget.
Acara berbelanja pun usai. Tujuan selanjutnya adalah Keraton Kasunanan Surakarta. Sayang banget waktu kami sampai di keraton, ternyata sudah tutup. So kami hanya bisa mengambil gambar-gambar keraton yang menyajikan eksotisme tersendiri di waktu senja.
Menikmati senja di Alun-alun Kidul adalah tujuan kami selanjutnya. Menikmati suasana di alun-alun kidul sambil menikmati bakso bakar, itu rasanya…. Sesuatu*lhoh?!!. Asli bakso bakarnya pedes banget, alhasil aku yang uda semangat pesen 4 tusuk cuma berhasil ngehabisin 3 tusuk doang, okedeh yang satu tusuk buat oleh-oleh yang ada di kos hehhe.. oiya di alun-alun kidul juga ada becak hias lhoh, yang bisa kamu sewa Rp. 10.000 per becaknya, kami sebenernya pengen cobain tapi takut ga muat becaknya, kasihan kalo si Tika harus duduk di atep becaknya * hehehe piss Tika ^^v..
Sholat maghrib dulu nyok.. di Masjid Nurul Iman Kalitan, Masjid yang dihibahkan oleh keluarga Almarhum mantan presiden RI Soeharto, yang berlokasi di Rt 03 Kalitan.
Alhamdulillah udah sholat, sekarang saatnya mengisi perut. Nasi Liwet Kuliner khas Solo menjadi pilihan kami. Nasi liwet adalah sajian kuliner khas Solo berupa nasi putih yang dimasak dengan cara diliwet (dimasak satu kali menggunakan kendil) yang dilengkapi dengan sayur santan, ayam kampung dan areh ( saus gurih yang terbuat dari santan dan putih telur). Menurutku, Mitsa, Ratih dan Ika yang asli Jawa, rasa nasi liwet itu bener-bener nendang, gurihnya pas pokoke wuenak, tapi kalo Tika si Anak Jambi bilang rasanya aneh, hehehe. Dan yang pasti rasa nasi Liwet kali ini bener-bener tambah nyus, soalnya gratis hehehe.
Yeay!!! Jalan-jalan hari ini cukup menyenangakan dan bisa menghilangkan kepenatan kami.
Oiya.. Satnight kemarin aku, Winda, Ika dan Mas Bayu juga jalan-jalan menikmati malam di Kota Solo Hadiningrat. Kami mengunjungi Night Market di Ngarsopuro, si Winda ngeborong tuh. Menikmati wedang Ronde di depan alun-alun Utara, dan Kemudian makan malam di Warung Seafood sekitaran Stadion Manahan.
Ternyata Solo menyenangkan, selanjutnya harus lebih lama lagi nih jalan-jalan menikmati Solo. Buat kamu yang belum pernah ke Solo, sinisini ke Solo menikmati Eksotisme budaya yang berpadu dengan kehidupan modern.
Ika semangat banget kami (aku, Ratih, Tika, dan Mitsa) baru pulang jaga pagi, si Ika udah nongol aja di kosan kami. Alhasil kita ga sempet mandi deh gara-gara si Ika heboh, takutnya PGS yang bakal jadi tujuan utama kami, keburu tutup.
Pukul 15.00 kami berangkat menuju Pusat Grosir Solo (PGS) yang terletak di Jalan Mayor Sunaryo No.1 . Biasa ‘jeng-jeng’ pada belanja, rumpi banget kalo uda liat baju, tas atau sepatu yang agak cemerlang dikit*aku sih enggak yaa.. hehehe. Tujuan pertama kami adalah nyari kios yang ngejual baju ‘Solo’ si Tika pengen ngebeliin oleh-oleh buat adiknya yang ada di Jambi. Sambil nungguin Tika milih-milih baju aku, Mitsa, dan Ratih memutuskan untuk muter-muter dulu*sebenernya sedikit takut kita bakal ilang hehhe..
Acara belanja terus berlanjut, setelah PGS, kami memutuskan untuk window shopping di Beteng Trade Center yang berlokasi disebelah PGS. Buat kamu yang pengen beli sprei ato bahan untuk kebaya di Beteng inilah tempat yang tepat. Tak ketinggalan tas dan Sepatu dengan harga miring siap menggoyahkan usahamu untuk mempertahankan isi dompetmu. Setelah puas muter-muter di Beteng kita memutuskan untuk balik lagi ke PGS, asli kakiku gempor banget.
Acara berbelanja pun usai. Tujuan selanjutnya adalah Keraton Kasunanan Surakarta. Sayang banget waktu kami sampai di keraton, ternyata sudah tutup. So kami hanya bisa mengambil gambar-gambar keraton yang menyajikan eksotisme tersendiri di waktu senja.
Menikmati senja di Alun-alun Kidul adalah tujuan kami selanjutnya. Menikmati suasana di alun-alun kidul sambil menikmati bakso bakar, itu rasanya…. Sesuatu*lhoh?!!. Asli bakso bakarnya pedes banget, alhasil aku yang uda semangat pesen 4 tusuk cuma berhasil ngehabisin 3 tusuk doang, okedeh yang satu tusuk buat oleh-oleh yang ada di kos hehhe.. oiya di alun-alun kidul juga ada becak hias lhoh, yang bisa kamu sewa Rp. 10.000 per becaknya, kami sebenernya pengen cobain tapi takut ga muat becaknya, kasihan kalo si Tika harus duduk di atep becaknya * hehehe piss Tika ^^v..
Sholat maghrib dulu nyok.. di Masjid Nurul Iman Kalitan, Masjid yang dihibahkan oleh keluarga Almarhum mantan presiden RI Soeharto, yang berlokasi di Rt 03 Kalitan.
Alhamdulillah udah sholat, sekarang saatnya mengisi perut. Nasi Liwet Kuliner khas Solo menjadi pilihan kami. Nasi liwet adalah sajian kuliner khas Solo berupa nasi putih yang dimasak dengan cara diliwet (dimasak satu kali menggunakan kendil) yang dilengkapi dengan sayur santan, ayam kampung dan areh ( saus gurih yang terbuat dari santan dan putih telur). Menurutku, Mitsa, Ratih dan Ika yang asli Jawa, rasa nasi liwet itu bener-bener nendang, gurihnya pas pokoke wuenak, tapi kalo Tika si Anak Jambi bilang rasanya aneh, hehehe. Dan yang pasti rasa nasi Liwet kali ini bener-bener tambah nyus, soalnya gratis hehehe.
Yeay!!! Jalan-jalan hari ini cukup menyenangakan dan bisa menghilangkan kepenatan kami.
Oiya.. Satnight kemarin aku, Winda, Ika dan Mas Bayu juga jalan-jalan menikmati malam di Kota Solo Hadiningrat. Kami mengunjungi Night Market di Ngarsopuro, si Winda ngeborong tuh. Menikmati wedang Ronde di depan alun-alun Utara, dan Kemudian makan malam di Warung Seafood sekitaran Stadion Manahan.
Ternyata Solo menyenangkan, selanjutnya harus lebih lama lagi nih jalan-jalan menikmati Solo. Buat kamu yang belum pernah ke Solo, sinisini ke Solo menikmati Eksotisme budaya yang berpadu dengan kehidupan modern.
Monday, April 30, 2012
apa kabar?
Hei apa kabar ..
sudah seminggu lebih tak mendengar suaramu. masih tetap semangatkah kamu menjalani hari-harimu? Iya aku tau, hari-harimu saat ini terasa lebih berwarna dengan dinamika hidup yang kamu alami
Tenang saja, teruslah melangkah, nikmatilah setiap langkahmu meskipun itu terasa berat, jangan dirasakan, karena di depan sana pasti akan kamu temui titik cerah dimana hari-harimu akan kembali terasa ringan dan dimudahkan.
Tidak. Aku tidak sedang ingin menyemangatimu, aku hanya ingin berceloteh saja untuk mengurangi rasa rinduku padamu. Karena aku masih sangat ingat, katamu, kata-kataku tak akan mampu sedikitpun menyadarkanmu apalagi merubahmu.
Ah, lagipula kamu pasti sudah punya jurus jitu untuk memompa kembali semangatmu. Benarkan?.
Seandainya saja kamu sadar bahwa kamu adalah seseorang yang luar biasa tangguh. Kamu mampu bertahan dalam keadaan yang serumit ini. kamu hebat karena kamu masih tetap menjadi seorang idola bagi 2 orang adik lelakimu. Kamu hebat, karena kedua orang tua mu selalu terlihat bangga ketika bercerita tentangmu. Kalau begini aku jadi semakin yakin bahwa kamu pasti bisa. Pasti bisa tetap berdiri dan melangkah lagi, bahkan untuk berlaripun aku yakin kamu bisa.
Seperti yang selalu aku katakan padamu dan juga aku tanamkan dalam hatiku, bahwa setelah malam yang gelap akan datang mentari yang akan bersinar terang, setelah badai pasti akan ada pelangi yang indah. Bersama kesusahan terdapat kemudahan. Bersabarlah. Cerah harimu akan segera datang.
sudah seminggu lebih tak mendengar suaramu. masih tetap semangatkah kamu menjalani hari-harimu? Iya aku tau, hari-harimu saat ini terasa lebih berwarna dengan dinamika hidup yang kamu alami
Tenang saja, teruslah melangkah, nikmatilah setiap langkahmu meskipun itu terasa berat, jangan dirasakan, karena di depan sana pasti akan kamu temui titik cerah dimana hari-harimu akan kembali terasa ringan dan dimudahkan.
Tidak. Aku tidak sedang ingin menyemangatimu, aku hanya ingin berceloteh saja untuk mengurangi rasa rinduku padamu. Karena aku masih sangat ingat, katamu, kata-kataku tak akan mampu sedikitpun menyadarkanmu apalagi merubahmu.
Ah, lagipula kamu pasti sudah punya jurus jitu untuk memompa kembali semangatmu. Benarkan?.
Seandainya saja kamu sadar bahwa kamu adalah seseorang yang luar biasa tangguh. Kamu mampu bertahan dalam keadaan yang serumit ini. kamu hebat karena kamu masih tetap menjadi seorang idola bagi 2 orang adik lelakimu. Kamu hebat, karena kedua orang tua mu selalu terlihat bangga ketika bercerita tentangmu. Kalau begini aku jadi semakin yakin bahwa kamu pasti bisa. Pasti bisa tetap berdiri dan melangkah lagi, bahkan untuk berlaripun aku yakin kamu bisa.
Seperti yang selalu aku katakan padamu dan juga aku tanamkan dalam hatiku, bahwa setelah malam yang gelap akan datang mentari yang akan bersinar terang, setelah badai pasti akan ada pelangi yang indah. Bersama kesusahan terdapat kemudahan. Bersabarlah. Cerah harimu akan segera datang.
Tuesday, April 17, 2012
kamu
Kamu, kamu dan kamu, ah penuh sekali rasanya otakku olehmu. Otakku memang tak hanya berisi tentangmu saja, tapi saat ini rasanya otakku begitu terasa penuh karena ulah mu, bagaimana tidak di lobus sini sedang sibuk menayangkan slide-slide tentangmu senyummu, muka seriusmu, keangkuhan, kelembutanmu.
Di lobus sana sedang hingar bingar memutar rekaman suaramu, tawamu, cerita-ceritamu yang selalu membuatku tertarik, entah itu tentang adikmu, orang tuamu, kuliahmu, ah semua tentangmu tak ada yang tak menarik bagiku.
Tak ketinggalan video kebersamaan kita yang berhasil aku rekam dengan memori otakku sedang berjalan di lobus otakku yang situ. Lihat, itu kebiasaanmu saat turun dari motor, membuka helm dan kemudian melihat bayangan wajahmu sendiri dari kaca spion dan selanjutnya jari-jarimu akan reflex menyisir rambutmu. Dan ini lihatlah, mungkin kamu tak sadar bahwa kamu memiliki kebiasaan ini, ini adalah saat kamu mencoba menahan emosimu padaku dan aku hanya memasang muka polos merasa tak bersalah lalu tanganmu akan reflex menyentuh kepalaku, haha sungguh mukamu sangat lucu saat menahan emosi. Coba sini, yang ini adalah kebiasaanmu saat minum menggunakan sedotan, mencelupkan sedotanmu kedalam gelas, menutup lubang bagian atas, mengangkat sedotan dari gelas sambil tetap menutup lubang bagian atasnya, lalu setelah itu kamu membukanya hingga cairan yang tertahan dalam sedotanmu keluar. Dan yang ini adalah caramu menertawakanku saat aku sedang cemberut, kau biasanya menyebutnya manyun bukan cemberut. Semua menjadi begitu ramai di otakku.
Sebenarnya aku heran, kamu itu terlalu baik atau memang lisanmu telah disetting untuk tak mengatakan ‘ tidak’ padaku. Jika semua orang berkata ‘tidak’ maka aku yakin kamu yang akan mengatakan ‘iya’ untukku.
Kamu selalu menyediakan waktumu untukku menemaniku berceloteh kesana-kemari, meski terkadang aku tau kamu bosan mendengar ceritaku dan memilih untuk menanggapi singkat saja dengan 3 kata. ‘ooo gitu ya’ atau parahnya lagi 1 kata ‘uhm’ haha tak apa yang penting aku masih bisa duduk dan menghabiskan waktu bersamamu itu cukup untukku.
Kamu, kamu hebat kamu bilang kamu emosian, tapi kamu selalu bisa menghadapiku yang menjengkelkan ini dengan kesabaranmu yang luar biasa. Kata mereka kamu begitu baik padaku, kata mereka kamu begitu menyayangiku, tunggu dulu sepertinya ada yang salah, bukankah kamu pernah mengatakan kamu tak menyayangiku apalagi mencintaiku, kamu selalu memintaku agar tak salah mengartikan semua yang selama ini kita jalani. Tenang saja aku lebih percaya padamu, karena itu rasamu dan hatimu, tentunya kamu tak akan mengatakan hal yang salah mengenai isi hatimu. Tapi sebentar, coba aku ingat kembali yang sering aku lihat dimatamu kira-kira itu apa ya? Bisakah kamu jelaskan padaku?
Ah, maaf aku lupa seharusnya aku tak boleh berpikir yang tidak-tidak mengenai kita. Seharusnya aku sudah cukup bersyukur bisa mengenalmu, bukan malah berpikir yang tidak-tidak mengenai hatimu.
Di lobus sana sedang hingar bingar memutar rekaman suaramu, tawamu, cerita-ceritamu yang selalu membuatku tertarik, entah itu tentang adikmu, orang tuamu, kuliahmu, ah semua tentangmu tak ada yang tak menarik bagiku.
Tak ketinggalan video kebersamaan kita yang berhasil aku rekam dengan memori otakku sedang berjalan di lobus otakku yang situ. Lihat, itu kebiasaanmu saat turun dari motor, membuka helm dan kemudian melihat bayangan wajahmu sendiri dari kaca spion dan selanjutnya jari-jarimu akan reflex menyisir rambutmu. Dan ini lihatlah, mungkin kamu tak sadar bahwa kamu memiliki kebiasaan ini, ini adalah saat kamu mencoba menahan emosimu padaku dan aku hanya memasang muka polos merasa tak bersalah lalu tanganmu akan reflex menyentuh kepalaku, haha sungguh mukamu sangat lucu saat menahan emosi. Coba sini, yang ini adalah kebiasaanmu saat minum menggunakan sedotan, mencelupkan sedotanmu kedalam gelas, menutup lubang bagian atas, mengangkat sedotan dari gelas sambil tetap menutup lubang bagian atasnya, lalu setelah itu kamu membukanya hingga cairan yang tertahan dalam sedotanmu keluar. Dan yang ini adalah caramu menertawakanku saat aku sedang cemberut, kau biasanya menyebutnya manyun bukan cemberut. Semua menjadi begitu ramai di otakku.
Sebenarnya aku heran, kamu itu terlalu baik atau memang lisanmu telah disetting untuk tak mengatakan ‘ tidak’ padaku. Jika semua orang berkata ‘tidak’ maka aku yakin kamu yang akan mengatakan ‘iya’ untukku.
Kamu selalu menyediakan waktumu untukku menemaniku berceloteh kesana-kemari, meski terkadang aku tau kamu bosan mendengar ceritaku dan memilih untuk menanggapi singkat saja dengan 3 kata. ‘ooo gitu ya’ atau parahnya lagi 1 kata ‘uhm’ haha tak apa yang penting aku masih bisa duduk dan menghabiskan waktu bersamamu itu cukup untukku.
Kamu, kamu hebat kamu bilang kamu emosian, tapi kamu selalu bisa menghadapiku yang menjengkelkan ini dengan kesabaranmu yang luar biasa. Kata mereka kamu begitu baik padaku, kata mereka kamu begitu menyayangiku, tunggu dulu sepertinya ada yang salah, bukankah kamu pernah mengatakan kamu tak menyayangiku apalagi mencintaiku, kamu selalu memintaku agar tak salah mengartikan semua yang selama ini kita jalani. Tenang saja aku lebih percaya padamu, karena itu rasamu dan hatimu, tentunya kamu tak akan mengatakan hal yang salah mengenai isi hatimu. Tapi sebentar, coba aku ingat kembali yang sering aku lihat dimatamu kira-kira itu apa ya? Bisakah kamu jelaskan padaku?
Ah, maaf aku lupa seharusnya aku tak boleh berpikir yang tidak-tidak mengenai kita. Seharusnya aku sudah cukup bersyukur bisa mengenalmu, bukan malah berpikir yang tidak-tidak mengenai hatimu.
Monday, April 9, 2012
Belajar bersama ibu-ibu di Seroja :D
Hahaha, tak terasa sudah banyak sarang laba-laba yang memenuhi My Story Board..
kali ini tentang pengalaman seru ku belajar membuat kerajinan dari bahan kain flannel bersama ibu-ibu di kawasan seroja, minggu 8 April 2012. Setelah tertunda sekian lama, akhirnya kegiatan ini bisa terealisasikan, Alhamdulillah yaa.. :D
Kawasan Seroja sendiri, merupakan sebuah daerah yang terletak di kelurahan Karang Kidul tepatnya di belakang hotel Horison Simpang Lima Semarang. Berbagai pusat perbelanjaan dan gedung-gedung pemerintahan berdiri megah di sekitaran Simpang Lima dan jalan Pahlawan, tapi Kalau maen ke Seroja kita bakal nemuin suatu kondisi yang asli ironis banget. Sekitar 40 kepala rumah tangga tinggal di kawasan yang kaya gini nih..
balik lagi ke pengalaman seru ku, jadi acara belajar membuat kerajinan dari kain flanel ini merupakan suatu program yang harus aku laksanakan bareng temen-temen satu kelompok di PKM-M. Seharusnya acara belajar bareng ini dilaksanakan 2 minggu yang lalu, tapi karena berbagai kendala baru bisa terlaksana hari minggu kemaren, meski Cuma aku sama farida yang berangkat, soalnya desti lagi praktek di solo, Miski lagi ngurusin acara pengukuhan, Alnia masih belum terlalu sehat.
Pukul 12.20 aku berangkat dari kos ku di depan Rumah Sakit Tugurejo, abis dinas malem jadi aku tidur dulu paginya hehehe. Pukul 13.00 aku sampai di Tembalang langsung menuju ke wisma untuk nyiapin bahan dan menggambar pola untuk ibu-ibu di Seroja. Kain flannel, lem uhu, benang, jarum, gunting, jarum pentul dan pola udah siap, saatnya berangkattt… Tapi, tiba-tiba ujan deres :’(
aku sama farida memutuskan untuk menerjang hujan, kasihan kalau harus membuat ibu-ibu di Seroja menunggu lama. Yeay !!! basah deh hahaha, tapi gapapa kering dijalan ko bajunya karena ternyata si Simpang Lima kagak hujan. Aku dan Farida mampir sebentar ke salah satu pusat oleh-oleh di kawasan Simpang Lima, beli buah tangan untuk ibu-ibu seroja.
Akhirnya kita sampai di Seroja yeay!! Tapi ternyata kita sudah membuat ibu-ibu menunggu terlalu lama *yah jadi ngerasa bersalah. Acara belajar barengnya diadakan di salah satu Rumah warga. Setelah menjelaskan tujuan kedatangan kami, belajar bareng pun di mulai. Firstly, aku pilihin pola yang paling sederhana dulu buat ibu-ibu karena itungannya masih pemula, untuk materi pertama kita bikin bros berbentuk bunga. Ga disangka-sangka ternyata ibu-ibu sangat excited bikin accessories berbahan kain flannel. Ini nih kecerian kita pas belajar bersama, adek-adek juga pada ikut nimbrung.. : D
Materi kedua aku pilihin pola untuk membuat bros berbentuk buah kiwi, dilanjutkan dengan bros bentuk bunga sakura. Yeay!!! Ibu-ibu belajarnya cepet, hasilnya juga lumayan meski agak sedikit kurang rapih. Ini nih hasil karya ibu-ibu Seroja, nice bukan? : D
acara belajar bareng sesi pertama selesai \^.^/ , kalo sesi pertama kita lebih banyak menempel, untuk sesi selanjutnya kita belajar jahit-menjahit. Udah adzan maghrib sholat dulu di Masjid Raya Baiturrahman Simpang Lima, aku lagi ga sholat jadi nungguin farida sholat sambil menikmati suasana petang di Simpang Lima.
Wah lega, satu kewajiban sudah tertunaikan, Buat kamu yang tertarik pengen ikut acara belajar bareng ayuk ikut ajah, tar kamu bisa bikin accessories sendiri ga perlu beli mahal mahal, mau bisnis juga bisa … :D
kali ini tentang pengalaman seru ku belajar membuat kerajinan dari bahan kain flannel bersama ibu-ibu di kawasan seroja, minggu 8 April 2012. Setelah tertunda sekian lama, akhirnya kegiatan ini bisa terealisasikan, Alhamdulillah yaa.. :D
Kawasan Seroja sendiri, merupakan sebuah daerah yang terletak di kelurahan Karang Kidul tepatnya di belakang hotel Horison Simpang Lima Semarang. Berbagai pusat perbelanjaan dan gedung-gedung pemerintahan berdiri megah di sekitaran Simpang Lima dan jalan Pahlawan, tapi Kalau maen ke Seroja kita bakal nemuin suatu kondisi yang asli ironis banget. Sekitar 40 kepala rumah tangga tinggal di kawasan yang kaya gini nih..
balik lagi ke pengalaman seru ku, jadi acara belajar membuat kerajinan dari kain flanel ini merupakan suatu program yang harus aku laksanakan bareng temen-temen satu kelompok di PKM-M. Seharusnya acara belajar bareng ini dilaksanakan 2 minggu yang lalu, tapi karena berbagai kendala baru bisa terlaksana hari minggu kemaren, meski Cuma aku sama farida yang berangkat, soalnya desti lagi praktek di solo, Miski lagi ngurusin acara pengukuhan, Alnia masih belum terlalu sehat.
Pukul 12.20 aku berangkat dari kos ku di depan Rumah Sakit Tugurejo, abis dinas malem jadi aku tidur dulu paginya hehehe. Pukul 13.00 aku sampai di Tembalang langsung menuju ke wisma untuk nyiapin bahan dan menggambar pola untuk ibu-ibu di Seroja. Kain flannel, lem uhu, benang, jarum, gunting, jarum pentul dan pola udah siap, saatnya berangkattt… Tapi, tiba-tiba ujan deres :’(
aku sama farida memutuskan untuk menerjang hujan, kasihan kalau harus membuat ibu-ibu di Seroja menunggu lama. Yeay !!! basah deh hahaha, tapi gapapa kering dijalan ko bajunya karena ternyata si Simpang Lima kagak hujan. Aku dan Farida mampir sebentar ke salah satu pusat oleh-oleh di kawasan Simpang Lima, beli buah tangan untuk ibu-ibu seroja.
Akhirnya kita sampai di Seroja yeay!! Tapi ternyata kita sudah membuat ibu-ibu menunggu terlalu lama *yah jadi ngerasa bersalah. Acara belajar barengnya diadakan di salah satu Rumah warga. Setelah menjelaskan tujuan kedatangan kami, belajar bareng pun di mulai. Firstly, aku pilihin pola yang paling sederhana dulu buat ibu-ibu karena itungannya masih pemula, untuk materi pertama kita bikin bros berbentuk bunga. Ga disangka-sangka ternyata ibu-ibu sangat excited bikin accessories berbahan kain flannel. Ini nih kecerian kita pas belajar bersama, adek-adek juga pada ikut nimbrung.. : D
Materi kedua aku pilihin pola untuk membuat bros berbentuk buah kiwi, dilanjutkan dengan bros bentuk bunga sakura. Yeay!!! Ibu-ibu belajarnya cepet, hasilnya juga lumayan meski agak sedikit kurang rapih. Ini nih hasil karya ibu-ibu Seroja, nice bukan? : D
acara belajar bareng sesi pertama selesai \^.^/ , kalo sesi pertama kita lebih banyak menempel, untuk sesi selanjutnya kita belajar jahit-menjahit. Udah adzan maghrib sholat dulu di Masjid Raya Baiturrahman Simpang Lima, aku lagi ga sholat jadi nungguin farida sholat sambil menikmati suasana petang di Simpang Lima.
Wah lega, satu kewajiban sudah tertunaikan, Buat kamu yang tertarik pengen ikut acara belajar bareng ayuk ikut ajah, tar kamu bisa bikin accessories sendiri ga perlu beli mahal mahal, mau bisnis juga bisa … :D
Friday, March 23, 2012
SEMARANG CITY TOUR
Waow, uda bulukan aja nih blog .. *hhehe aku terlalu sibuk sii ya.. :p
Waktu aku lagi asik ngerjain pesenan rajutan hari jum’at 16 Maret kemaren, Si Mitsong tiba-tiba sms ngajakin ke Johar beli batere buat jam tangannya dia yang uda mulai ngadat. Jam 10 kita berangkat ke Johar, kebetulan cuacanya lagi asik banget, mendung dikit jadi ga panas tapi ga khawatir ujan juga.Tujuan pertama , tentunya ke bagian jam dan kacamata. Kita memutuskan untuk meninggalkan jam tangan Mitsa biar kita bisa muter muter dulu.
Pasar Johar merupakan pasar kebanggaan orang Semarang, pasar tradisional ini serba ada lho. Mulai dari bahan pangan such as sayuran, buah-buahan ikan dan bahan pangan lainnya.
Produk tekstil juga betebaran di Johar kaya batik, pakaian, jilbab, dan gorden modelnya ga kalah bagus ko harganya yahud pula. Si Tiwi nitip kaos kaki aku beliin aja yang 6 ribuan, kaos kaki 10 ribu 3 pasang juga ada lho.
Mau bangun rumah? Sinisini ke Johar bahan bangunan ada juga lho mau cari keramik KW berapa aja juga ada hhe. Buat kamu yang hobi adventure, di Johar juga tersedia peralatan selam, peralatan rafting, peralatan naek gunung bahkan sampai toko senapan angin lhoh. Di Johar juga ada toko buku bekas, bahkan skripsi aja dijual di sini. Aku sama Mitsa mampir ke UD. Aneka Ilmu kalo disini bukunya baru dan asli harga diskon, kami nyariin kamus bahasa arab buat ibunya Mitsa.
Buat kamu yang pengen nikah, di Johar juga ada los khusus untuk souvenir pernikahan. Cuma satu yang disayangkan pasar kebangaan orang Semarang ini masih jauh dari kata bersih dan rapih, jadi harus siap berbecek-becek ria kalo kamu salah ambil jalan.
Setelah puas muterin Johar, Aku sama Mitsa berburu kuliner. Menurut cerita Si Darsono a.k.a Latif di Jl Gajah Mada tepatnya di depan SMA Loyola, ada kue Leker yang enak banget namanya Paimo’s Leker. Aku sama Mitsa mutusin buat nyari tuh Leker. Mitsa katanya uda pernah nyoba nyari Paimo’s Leker sama si Darsono tapi ga ketemu dan akhirnya malah nyasar. Well karena takut nyasar untuk yang kesekian kalinya akhirnya aku sama Mitsa memutuskan untuk nanya ke bapak-bapak parkir. Eh kita nyasar lagi, nanya lagi sama bapak-bapak di tempat tambal ban, dan kita nyasar lagi akhirnya kita nanya sama bapak-bapak dipinggir jalan dan yeay!!! Akhirnya kita berhasil menemukan SMA Loyola yang berlokasi di Jl. Karanganyar No.37*Darsono salah info
SMA Loyola-nya sih uda ketemu, tapi tujuan utama kita yaitu Paimo’s Leker belum ketemu. Aku sama Mitsa merhatiin setiap sisi jalan nyari warung ato cafe yang bertuliskan Paimo’s Leker, tapi ga ada. Akhirnya mata kami tertuju pada sebuah gerobak kecil yang dikerubungi oleh para keturunan Chinese, ebussseet mamen antriannya panjang dan ternyata itulah Paimo’s Leker yang kami cari, Yeay!!!
Menu di Paimo’s Leker ini beragam dari mulai manis, gurih dan pedes. Buat kamu yang suka manis disini ada leker dengan toping susu, coklat, pisang, keju dan jagung manis, buat yang suka gurih ada toping telur, tuna dan sosis mozarela, buat yang hobi pedes kamu bisa request sambel sesuai keinginan kamu. Paimo’s Leker ini ternyata sangat digemari lho, bahkan para penegndara mobilpun terkadang memesan sambil lewat agar mereka tak membuang waktu untuk menunggu. Aku sama Mitsa ngabisin waktu 30 menit buat nunggu leker pesenan kita jadi, nunggunya 30 menit makan lekernya 5 menit doang , tapi dijamin deh kamu ga bakal kecewa kalo nyobain nih Leker sebanding ko sama pengorbanan ku sama Mitsa yang harus nyasar dan menunggu lama, 2 orang pembeli yang duduk disamping kita aja sampai ngabisin 50 ribu untuk menikmati leker ini. Tapi ada satu hal yang perlu diingat buat kamu yang imunnya lemah ato sensitive perutnya kamu mesti hati-hati soalnya Paimo’s Leker ini mangkal di pinggir jalan yang rame jadi ga bisa dipungkiri debu betebaran dimana-mana*kalo aku ama Mitsa sih apa-apa masuk asal halal apalagi gratiss. Selamat mencoba :D
setelah pagi hari aku muter-muter Johar plus nyari Paimo’s Leker sama Mitsa, jum’at sore 16 Maret 2012, setelah melewati perundingan panjang sampe bikin aku manyun, akhirnya permintaanku untuk ‘Semarang City Tour’ dikabulkan yeay!! *meskipun aku masih manyun di awal perjalanan..
Aku pengen banget Semarang City tour sambil foto-foto soalnya aku pengen bikin posting-an tentang Semarang di My Story Board. Awalnya kami (aku dan masku) janjian berangkat setelah ashar, eh tak disangka-sangka hujan deres * ini penyebab utama aku manyun, geblek ya aku padahal hujan itu kan berkah..
Alhamdulillah hujannya ga berlangsung lama, aku pengennya habis maghrib aja, tapi masku malah ngajak sekarang (16.30) yodah deh aku siap-siap. Tapi giliran aku uda siap ada sms, ‘ ada afika di TV nonton dulu yah’ hhe aku Cuma bisa nyengir, oke deh aku nonton juga..
Acara menonton Afika pun akhirnya selesai, berangkatttt!!!
Tujuan pertama adalah ATM Mandiri * duitku tinggal 3 ribu doang mamen. Tujuan kedua adalah Klenteng Sam Poo Kong, yang aku tau ‘Sam Poo’ itu artinya manusia setengah dewa tapi aku ga tau apa artinya ‘Kong’ hehehe.. well , klenteng ini merupakan Klenteng yang terkenal di Semarang yang biasa digunakan sebagai tempat beribadah oleh warga Tionghoa di Semarang. Tentu saja arsitektur Cina begitu kental di Klenteng ini, didominasi oleh warna merah menyala, kuning dan hijau, tak ketinggalan lampion-lampion khas Cina tergantung di setiap bangunan. Klenteng ini dibangun sebagai tanda penghormatan bagi Zeng He yang membawa pasukan dari negeri Cina untuk berdagang di Indonesia. Buat kamu yang pengen mengunjungi Klenteng ini Tenang aja, ga perlu ngeluarin duit banyak ko, cukup 3 ribu per-orang, oiya buat kamu yang pengen photo costum juga bisa per –orangnya dibandrol 70 ribu.
Adzan telah berkumandang saatnya kami sholat maghrib, karena ga tau mesjid di daerah Sam Poo Kong terletak dimana, jadi kami muter-muter nyari masjid sampai di daerah Banjir Kanal Barat, eh tak disangka-sangka ada jembatan yang bagus buat foto-foto. Setelah menemukan masjid dan sholat maghrib kami kembali ke jembatan yang kami lewati tadi untuk ngambil beberapa gambar. Ini dia jembatannya
Tujuan berikutnya adalah Tugu Muda, yang merupakan monumen peringatan Pertempuran 5 Hari di Semarang. Buat kamu yang berwisata ke semarang wajib foto-foto di Tugu Muda yang jadi salah satu ikon kota Semarang. Dari Tugu Muda terdapat 5 cabang jalan, yaitu Jalan Pandanaran, Jalan Dr. Soetomo, jalan Pemuda, jalan Iman Bonjol dan satunya lagi aku lupa hehehe… Di depan Tugu Muda berdiri dengan megah Lawang Sewu, yang sekarang dimanfaatkan sebagai Museum Kereta Api, aku dan masku ga ke Lawang Sewu, soalnya uda malem aku rawan ngeliat yang macem-macem. Di Tugu Muda kami Cuma ngobrol dan ngambil beberapa gambar, soalnya uda jam setengah 8 takutnya keburu malem aku jam 9 uda harus masuk rumah.
Yuhuuu, tujuan selanjutnya adalah Kota Lama. Kota Lama merupakan sebuah kawasan yang didominasi oleh bangunan tua bergaya arsitektur Belanda, bangunanya megah-megah Cuma sayang ga terawat mana sering kena banjir rob juga jadi makin dekil deh. Beberapa bangunan di kawasan ini juga digunakan sebagai kantor pemerintahan, bank dan juga kantor pos. Kota Lama juga kerap digunakan sebagai lokasi pemotretan foto prewed, buat kamu yang dalam waktu dekat ini mau nikah ga ada salahnya ngejadiin Kota Lama sebagai lokasi prewed * aku juga pengen prewed di Kota Lama hahaha. Salah satu bangunan yang menjadi ikon Kota Lama adalah Gereja Bledug, yang bangunannya mirip kaya masjid, tapi sayangnya waktu kami ngambil gambar disana hasilnya jelek, fotografernya ga handal sih ^.^v
Kota Lama selesai, sekarang saatnya menuju ke Jalan Pahlawan. Pahlawan merupakan jalan yang berada di kawasan Simpang Lima, rame apalagi kalo satnight. Kawasan ini biasanya digunakan oleh anak muda untuk berkongko-kongko ria, ada yang sekedar ngobrol, pacaran, nge-danus sampai tempat kumpul para anggota klub-klub motor gitu. Ga ketinggalan juga banyak orang tua yang ngajakin anaknya maen-maen ke kawasan ini biar anaknya mau di suruh makan. Banyak juga yang memanfaatkan kawasan Pahlawan sebagai tempat berlatih sepatu roda. Ssttt kata masku di Pahlawan banyak maho nya lhoh..* ko masku tau ya? Apa jangan-jangan dia… :p
Uda jam 20.30 saatnya pulang biar ga kena hukuman. well, itu tadi cerita pengalaman Semarang City Tour ku bareng masku, seru kan? Sinisini pada maen ke Semarang :D
Waktu aku lagi asik ngerjain pesenan rajutan hari jum’at 16 Maret kemaren, Si Mitsong tiba-tiba sms ngajakin ke Johar beli batere buat jam tangannya dia yang uda mulai ngadat. Jam 10 kita berangkat ke Johar, kebetulan cuacanya lagi asik banget, mendung dikit jadi ga panas tapi ga khawatir ujan juga.Tujuan pertama , tentunya ke bagian jam dan kacamata. Kita memutuskan untuk meninggalkan jam tangan Mitsa biar kita bisa muter muter dulu.
Pasar Johar merupakan pasar kebanggaan orang Semarang, pasar tradisional ini serba ada lho. Mulai dari bahan pangan such as sayuran, buah-buahan ikan dan bahan pangan lainnya.
Produk tekstil juga betebaran di Johar kaya batik, pakaian, jilbab, dan gorden modelnya ga kalah bagus ko harganya yahud pula. Si Tiwi nitip kaos kaki aku beliin aja yang 6 ribuan, kaos kaki 10 ribu 3 pasang juga ada lho.
Mau bangun rumah? Sinisini ke Johar bahan bangunan ada juga lho mau cari keramik KW berapa aja juga ada hhe. Buat kamu yang hobi adventure, di Johar juga tersedia peralatan selam, peralatan rafting, peralatan naek gunung bahkan sampai toko senapan angin lhoh. Di Johar juga ada toko buku bekas, bahkan skripsi aja dijual di sini. Aku sama Mitsa mampir ke UD. Aneka Ilmu kalo disini bukunya baru dan asli harga diskon, kami nyariin kamus bahasa arab buat ibunya Mitsa.
Buat kamu yang pengen nikah, di Johar juga ada los khusus untuk souvenir pernikahan. Cuma satu yang disayangkan pasar kebangaan orang Semarang ini masih jauh dari kata bersih dan rapih, jadi harus siap berbecek-becek ria kalo kamu salah ambil jalan.
Setelah puas muterin Johar, Aku sama Mitsa berburu kuliner. Menurut cerita Si Darsono a.k.a Latif di Jl Gajah Mada tepatnya di depan SMA Loyola, ada kue Leker yang enak banget namanya Paimo’s Leker. Aku sama Mitsa mutusin buat nyari tuh Leker. Mitsa katanya uda pernah nyoba nyari Paimo’s Leker sama si Darsono tapi ga ketemu dan akhirnya malah nyasar. Well karena takut nyasar untuk yang kesekian kalinya akhirnya aku sama Mitsa memutuskan untuk nanya ke bapak-bapak parkir. Eh kita nyasar lagi, nanya lagi sama bapak-bapak di tempat tambal ban, dan kita nyasar lagi akhirnya kita nanya sama bapak-bapak dipinggir jalan dan yeay!!! Akhirnya kita berhasil menemukan SMA Loyola yang berlokasi di Jl. Karanganyar No.37*Darsono salah info
SMA Loyola-nya sih uda ketemu, tapi tujuan utama kita yaitu Paimo’s Leker belum ketemu. Aku sama Mitsa merhatiin setiap sisi jalan nyari warung ato cafe yang bertuliskan Paimo’s Leker, tapi ga ada. Akhirnya mata kami tertuju pada sebuah gerobak kecil yang dikerubungi oleh para keturunan Chinese, ebussseet mamen antriannya panjang dan ternyata itulah Paimo’s Leker yang kami cari, Yeay!!!
Menu di Paimo’s Leker ini beragam dari mulai manis, gurih dan pedes. Buat kamu yang suka manis disini ada leker dengan toping susu, coklat, pisang, keju dan jagung manis, buat yang suka gurih ada toping telur, tuna dan sosis mozarela, buat yang hobi pedes kamu bisa request sambel sesuai keinginan kamu. Paimo’s Leker ini ternyata sangat digemari lho, bahkan para penegndara mobilpun terkadang memesan sambil lewat agar mereka tak membuang waktu untuk menunggu. Aku sama Mitsa ngabisin waktu 30 menit buat nunggu leker pesenan kita jadi, nunggunya 30 menit makan lekernya 5 menit doang , tapi dijamin deh kamu ga bakal kecewa kalo nyobain nih Leker sebanding ko sama pengorbanan ku sama Mitsa yang harus nyasar dan menunggu lama, 2 orang pembeli yang duduk disamping kita aja sampai ngabisin 50 ribu untuk menikmati leker ini. Tapi ada satu hal yang perlu diingat buat kamu yang imunnya lemah ato sensitive perutnya kamu mesti hati-hati soalnya Paimo’s Leker ini mangkal di pinggir jalan yang rame jadi ga bisa dipungkiri debu betebaran dimana-mana*kalo aku ama Mitsa sih apa-apa masuk asal halal apalagi gratiss. Selamat mencoba :D
setelah pagi hari aku muter-muter Johar plus nyari Paimo’s Leker sama Mitsa, jum’at sore 16 Maret 2012, setelah melewati perundingan panjang sampe bikin aku manyun, akhirnya permintaanku untuk ‘Semarang City Tour’ dikabulkan yeay!! *meskipun aku masih manyun di awal perjalanan..
Aku pengen banget Semarang City tour sambil foto-foto soalnya aku pengen bikin posting-an tentang Semarang di My Story Board. Awalnya kami (aku dan masku) janjian berangkat setelah ashar, eh tak disangka-sangka hujan deres * ini penyebab utama aku manyun, geblek ya aku padahal hujan itu kan berkah..
Alhamdulillah hujannya ga berlangsung lama, aku pengennya habis maghrib aja, tapi masku malah ngajak sekarang (16.30) yodah deh aku siap-siap. Tapi giliran aku uda siap ada sms, ‘ ada afika di TV nonton dulu yah’ hhe aku Cuma bisa nyengir, oke deh aku nonton juga..
Acara menonton Afika pun akhirnya selesai, berangkatttt!!!
Tujuan pertama adalah ATM Mandiri * duitku tinggal 3 ribu doang mamen. Tujuan kedua adalah Klenteng Sam Poo Kong, yang aku tau ‘Sam Poo’ itu artinya manusia setengah dewa tapi aku ga tau apa artinya ‘Kong’ hehehe.. well , klenteng ini merupakan Klenteng yang terkenal di Semarang yang biasa digunakan sebagai tempat beribadah oleh warga Tionghoa di Semarang. Tentu saja arsitektur Cina begitu kental di Klenteng ini, didominasi oleh warna merah menyala, kuning dan hijau, tak ketinggalan lampion-lampion khas Cina tergantung di setiap bangunan. Klenteng ini dibangun sebagai tanda penghormatan bagi Zeng He yang membawa pasukan dari negeri Cina untuk berdagang di Indonesia. Buat kamu yang pengen mengunjungi Klenteng ini Tenang aja, ga perlu ngeluarin duit banyak ko, cukup 3 ribu per-orang, oiya buat kamu yang pengen photo costum juga bisa per –orangnya dibandrol 70 ribu.
Adzan telah berkumandang saatnya kami sholat maghrib, karena ga tau mesjid di daerah Sam Poo Kong terletak dimana, jadi kami muter-muter nyari masjid sampai di daerah Banjir Kanal Barat, eh tak disangka-sangka ada jembatan yang bagus buat foto-foto. Setelah menemukan masjid dan sholat maghrib kami kembali ke jembatan yang kami lewati tadi untuk ngambil beberapa gambar. Ini dia jembatannya
Tujuan berikutnya adalah Tugu Muda, yang merupakan monumen peringatan Pertempuran 5 Hari di Semarang. Buat kamu yang berwisata ke semarang wajib foto-foto di Tugu Muda yang jadi salah satu ikon kota Semarang. Dari Tugu Muda terdapat 5 cabang jalan, yaitu Jalan Pandanaran, Jalan Dr. Soetomo, jalan Pemuda, jalan Iman Bonjol dan satunya lagi aku lupa hehehe… Di depan Tugu Muda berdiri dengan megah Lawang Sewu, yang sekarang dimanfaatkan sebagai Museum Kereta Api, aku dan masku ga ke Lawang Sewu, soalnya uda malem aku rawan ngeliat yang macem-macem. Di Tugu Muda kami Cuma ngobrol dan ngambil beberapa gambar, soalnya uda jam setengah 8 takutnya keburu malem aku jam 9 uda harus masuk rumah.
Yuhuuu, tujuan selanjutnya adalah Kota Lama. Kota Lama merupakan sebuah kawasan yang didominasi oleh bangunan tua bergaya arsitektur Belanda, bangunanya megah-megah Cuma sayang ga terawat mana sering kena banjir rob juga jadi makin dekil deh. Beberapa bangunan di kawasan ini juga digunakan sebagai kantor pemerintahan, bank dan juga kantor pos. Kota Lama juga kerap digunakan sebagai lokasi pemotretan foto prewed, buat kamu yang dalam waktu dekat ini mau nikah ga ada salahnya ngejadiin Kota Lama sebagai lokasi prewed * aku juga pengen prewed di Kota Lama hahaha. Salah satu bangunan yang menjadi ikon Kota Lama adalah Gereja Bledug, yang bangunannya mirip kaya masjid, tapi sayangnya waktu kami ngambil gambar disana hasilnya jelek, fotografernya ga handal sih ^.^v
Kota Lama selesai, sekarang saatnya menuju ke Jalan Pahlawan. Pahlawan merupakan jalan yang berada di kawasan Simpang Lima, rame apalagi kalo satnight. Kawasan ini biasanya digunakan oleh anak muda untuk berkongko-kongko ria, ada yang sekedar ngobrol, pacaran, nge-danus sampai tempat kumpul para anggota klub-klub motor gitu. Ga ketinggalan juga banyak orang tua yang ngajakin anaknya maen-maen ke kawasan ini biar anaknya mau di suruh makan. Banyak juga yang memanfaatkan kawasan Pahlawan sebagai tempat berlatih sepatu roda. Ssttt kata masku di Pahlawan banyak maho nya lhoh..* ko masku tau ya? Apa jangan-jangan dia… :p
Uda jam 20.30 saatnya pulang biar ga kena hukuman. well, itu tadi cerita pengalaman Semarang City Tour ku bareng masku, seru kan? Sinisini pada maen ke Semarang :D
Wednesday, March 7, 2012
Galau??
Assalamu’alaykum ..,
Ceritanya lagi galau nih aku sekarang, *hahaha ababil lagi deh ..
kalau lagi galau gini biasanya aku inget firman-Nya yang intinya melarang kita (manusia) berlaku berlebih-lebihan dalam segala urusan, termasuk salah satunya masalah cinta, cinta kepada segala hal yang bersifat duniawi dalam kasus ini adalah cinta terhadap lawan jenis. Cinta kepada lawan jenis pun sebenarnya baru bisa dibenarkan kalo sudah ada ikatan pernikahan, tapi untuk yang masih ‘abu-abu tua’ kaya aku gini pasti masih nyenggol-nyenggol dikitlah masalah cinta-cintaan.. :P *kalopun gabisa jadi ‘putih’ yang penting jangan sampai ‘abu-abu tua’ kita berubah jadi ‘hitam’
janganlah kamu membenci sesuatu secara berlebihan bisa jadi sesuatu itu begitu baik bagimu, dan janganlah kamu mencintai sesuatu secara berlebihan bisa jadi sesuatu itu begitu buruk bagimu, nah ini nih yang aku renungin selama galau melanda. Kalopun sekarang kenyataan yang ada belum/tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan bisa jadi Allah punya rencana yang lebih indah buat kita. Bisa jadi dia yang -- saat ini benar-benar kita harapkan, dan kita perjuangkan/pertahankan keberadaannya di sisi kita—dan kita anggap baik bukanlah yang baik menurut Allah. Nah, kalo udah inget kata-kata yang menyejukkan itu, langsung deh galauku berkurang
Jadi ga perlu berlebihan kalo ada masalah sama yang namanya cinta, yakinlah bahwa Allah akan selalu memberikan yang terbaik bagi kita selama kita mau meminta kepadanya ‘ lalu siapakah yang akan memperkenankan doa bagi hamba yang meminta pada-Nya’. Jadi gaperlu deh berlebihan sampai ngerasa dunia bakal runtuh kalo dia yang kita sayangi berjalan keluar dari lingkaran hidup, ga perlu terlalu sedih selama Allah masih memeluk kita, Dialah cinta sejati kita.
So jangan sampai terpengaruh lagu alay yang liriknya kaya gini nih, ‘patah hati,hampir mati kuingin bunuh diri’ (lupa lagunya siapa), ebuset mamen langsung kaget gue ngedenger lagu ini,serem bener. Kalo semua manusia berpikiran sesempit itu berarti pemerintah ga perlu khawatir bakalan terjadi ledakan penduduk, karena banyak penduduk yang bakal bunuh diri gara-gara patah hati, dan penyakit jantung yang selama ini dianggap sebagai pembunuh nomor satu bakalan lengser karena pembunuh nomor satu adalah patah hati.
Jangan sampai masalah cinta mematahkan langkah kita untuk terus berkarya. Sibukkan diri dengan hal-hal yang bermanfaat biar galau nya ga nempel lama-lama dipikiran. Orang kalo lagi galau, ga ada kerjaan, plus ga ada temen bakal jadi galau kronis, yang nantinya bakal menggerogoti seluruh kreativitas, semangat dan bahkan keimanan yang kita miliki* ebusseet serem banget ga sii..
boleh ko galau tapi jangan lebay, kata destong ‘ galau, memaksa kita berpikir lebih dewasa’ , kata iddo ‘galau itu memaksa kita untuk merenung’, kalo kata gue ‘ galau itu ngabisin energy dan membuatku harus lebih banyak tidur biar ga makin galau’*hahaha dasar tukang tidur..
well, yang penting selalu berpegang pada Allah, Allah sebaik-baik penolong, dan Allah-lah sebaik-baiknya pelindung. Emang ga mudah sii prakteknya, sama-sama belajar yuuk.. :D
Ceritanya lagi galau nih aku sekarang, *hahaha ababil lagi deh ..
kalau lagi galau gini biasanya aku inget firman-Nya yang intinya melarang kita (manusia) berlaku berlebih-lebihan dalam segala urusan, termasuk salah satunya masalah cinta, cinta kepada segala hal yang bersifat duniawi dalam kasus ini adalah cinta terhadap lawan jenis. Cinta kepada lawan jenis pun sebenarnya baru bisa dibenarkan kalo sudah ada ikatan pernikahan, tapi untuk yang masih ‘abu-abu tua’ kaya aku gini pasti masih nyenggol-nyenggol dikitlah masalah cinta-cintaan.. :P *kalopun gabisa jadi ‘putih’ yang penting jangan sampai ‘abu-abu tua’ kita berubah jadi ‘hitam’
janganlah kamu membenci sesuatu secara berlebihan bisa jadi sesuatu itu begitu baik bagimu, dan janganlah kamu mencintai sesuatu secara berlebihan bisa jadi sesuatu itu begitu buruk bagimu, nah ini nih yang aku renungin selama galau melanda. Kalopun sekarang kenyataan yang ada belum/tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan bisa jadi Allah punya rencana yang lebih indah buat kita. Bisa jadi dia yang -- saat ini benar-benar kita harapkan, dan kita perjuangkan/pertahankan keberadaannya di sisi kita—dan kita anggap baik bukanlah yang baik menurut Allah. Nah, kalo udah inget kata-kata yang menyejukkan itu, langsung deh galauku berkurang
Jadi ga perlu berlebihan kalo ada masalah sama yang namanya cinta, yakinlah bahwa Allah akan selalu memberikan yang terbaik bagi kita selama kita mau meminta kepadanya ‘ lalu siapakah yang akan memperkenankan doa bagi hamba yang meminta pada-Nya’. Jadi gaperlu deh berlebihan sampai ngerasa dunia bakal runtuh kalo dia yang kita sayangi berjalan keluar dari lingkaran hidup, ga perlu terlalu sedih selama Allah masih memeluk kita, Dialah cinta sejati kita.
So jangan sampai terpengaruh lagu alay yang liriknya kaya gini nih, ‘patah hati,hampir mati kuingin bunuh diri’ (lupa lagunya siapa), ebuset mamen langsung kaget gue ngedenger lagu ini,serem bener. Kalo semua manusia berpikiran sesempit itu berarti pemerintah ga perlu khawatir bakalan terjadi ledakan penduduk, karena banyak penduduk yang bakal bunuh diri gara-gara patah hati, dan penyakit jantung yang selama ini dianggap sebagai pembunuh nomor satu bakalan lengser karena pembunuh nomor satu adalah patah hati.
Jangan sampai masalah cinta mematahkan langkah kita untuk terus berkarya. Sibukkan diri dengan hal-hal yang bermanfaat biar galau nya ga nempel lama-lama dipikiran. Orang kalo lagi galau, ga ada kerjaan, plus ga ada temen bakal jadi galau kronis, yang nantinya bakal menggerogoti seluruh kreativitas, semangat dan bahkan keimanan yang kita miliki* ebusseet serem banget ga sii..
boleh ko galau tapi jangan lebay, kata destong ‘ galau, memaksa kita berpikir lebih dewasa’ , kata iddo ‘galau itu memaksa kita untuk merenung’, kalo kata gue ‘ galau itu ngabisin energy dan membuatku harus lebih banyak tidur biar ga makin galau’*hahaha dasar tukang tidur..
well, yang penting selalu berpegang pada Allah, Allah sebaik-baik penolong, dan Allah-lah sebaik-baiknya pelindung. Emang ga mudah sii prakteknya, sama-sama belajar yuuk.. :D
Subscribe to:
Posts (Atom)







